Tips Bikin Sampah Lebih Bernilai Saat Ditabung di Bank Sampah Resik Bandung

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Pemerintah Kota Bandung dan PD Kebersihan Kota Bandung meluncurkan program Bank Sampah Resik, pengumpulan sampah kering.

Masyarakat (nasabah) menabung sampah kering lalu dikonversikan menjadi nilai rupiah untuk tabungan pribadi.

“Daftar menjadi nasabah Bank Sampah Resik cukup mudah. Tinggal bawa fotokopi KTP dan sampah kering minimal satu kilogram,” ujar Kepala Bidang Pelayanan Khusus PD Kebersihan Kota Bandung, Euis Julaeha, di kantornya, Jalan Babakan Sari nomor 64, Bandung, Kamis (13/7/2017).

PD Kebersihan menghargai sampah kering yang belum dipilah Rp 2.200 per kilogram.

Euis Julaeha mengimbau agar nasabah terlebih dahulu memilah sampah yang akan disetorkan ke Bank Sampah Resik Bandung agar nilai jualnya semakin tinggi.

Misalnya, sampah botol plastik bekas minuman harus disatukan dengan sampah botol plastik.

Sampah plastik itu akan bernilai lebih jika dibersihkan dan dibuang dulu labelnya.

Untuk saat ini, sampah yang paling tinggi nilai jualnya adalah tembaga.

Sampah tembaga dihargai sampai dengan Rp 40.000 per kilogram oleh Bank Sampah Resik PD Kebersihan Kota Bandung.

Saat ini Bank Sampah Resik Bandung sudah memiliki 651 nasabah.

Euis Julaeha berharap nasabah tetap terus aktif setor sampah kering ke PD Kebersihan Kota Bandung.

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai Bank Sampah Resik PD Kebersihan Kota Bandung bisa menghubungi layanan teleponnya di (022) 7207889 atau (022) 87772114. (*)

Add a Comment